Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 November 2010

Rumah Pekerjaan


Rumah Pekerjaan

Visi

Mempersiapkan para pekerja berkualitas

Misi

Persiapan

Pendidikan

Pelatihan


Mengais Rezeki di Internet

Memperoleh hasil sampingan dari Internet barangkali merupakan keinginan sederhana banyak orang / pengguna Internet. Tulisan ini akan mencoba menjelaskan beberapa langkah yang mungkin dapat digunakan oleh banyak pengguna biasa di Internet untuk memperoleh rejeki yang halal. 


Tidak ada yang Instan. Keberhasilan membutuhkan kerja keras dan ketekunan dalam jangka waktu yang lama / panjang.

Perlu kita sadari bersama bahwa semua proses yang akan di terangkan di bawah ini bukan proses Instan. Hanya mereka yang tekun, yang konsisten untuk berkiprah pada sebuah bidang yang fokus yang nantinya akan memetik hasil di kemudian hari. Kecenderungan yang ada, kebanyakan orang lebih suka yang instan kalau perlu tanpa kerja susah payah bisa dapat uang banyak. Rasanya hanya ada segelintir kesempatan yang seperti itu. Sebagian besar kesempatan yang ada harus di raih dengan kerja keras dan konsistensi dalam jangka panjang. 

Tulisan tentang teknik ini di Internet dapat di baca di

 

Beberapa Tip Dasar




Beberapa nasihat sederhana yang mungkin perlu di resapi agar kita dapat berkiprah dengan baik di Internet
  • Hati-hati di Internet banyak juga orang yang suka menipu dan mencuri. Jangan pernah berhubungan / berdagang dengan penipu / pencuri / carder, bukan mustahil anda juga akan di tipu mentah-mentah.
  • Dimanapun, apalagi di Internet, sebuah usaha bertumpu pada "trust" (kepercayaan).
    • Jangan pernah menipu / berbohong / menulis tidak baik, Kata pepatah "Sekali lancung ke ujian seumur hidup orang tak percaya".
    • Kebaikan akan menjadi pembicaraan / buah bibir / berita mulut ke mulut yang baik di Internet.
  • Alat menjadi tidak penting. Dengan modal "dengkul"-pun kita bisa berkiprah / berdagang di Internet.
  • Perhatikan & pelajari mereka yang berhasil dalam usahanya.
  • Pasang mata & telinga lebar-lebar, perhatikan pembicaraan / kesukaan / kebutuhan orang melalui blog, forum, mailing list, group, facebook dll.
  • kemampuan menulis, mengekspresikan pendapat dalam bentuk tulisan akan sangat membantu. Ada baiknya membaca-baca tentang Hidup & Berkiprah Sebagai Penulis.

 

Mengais Rejeki

 

Pada kesempatan ini akan dicoba di bahas beberapa tahapan mengais rejeki di Internet tergantung kemampuan / modal yang miliki. Tahapan yang akan di bahas meliputi beberapa hal yaitu,
  • Modal dengkul (biaya operasi dari minim banget s/d Rp. 100-200.000 / bulan).
  • Lebih serius
    • Mengais melalui Blog; ini agak lebih serius.
    • Menyewa tempat / situs untuk jualan.
  • Knowledge Commerce - berjualan "otak" / kepandaian, bukan sekedar berjualan barang.



Menjadi Mitra BUMN dalam Pelatihan, Training dan Pengembangan Usaha.

Visi:

Pelatihan 1000 Orang di Tahun 2015

Pelatihan 10.000 Orang Tenaga Kerja di Tahun 2020

Pelatihan 100.000 Orang Tenaga Kerja di Tahun 2030 

Lowongan Pekerjaan BUMN


Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi, dan Jasa Lainnya

Perbankan

Asuransi

Jasa Pembiayaan

Jasa Konstruksi

Konsultan Konstruksi

Penunjang Konstruksi

Jasa Penilai

Jasa Lainnya

Logistik dan Pariwisata

Pelabuhan

Pelayaran

Kebandarudaraan

Angkutan Darat

Logistik

Perdagangan

Pengerukan

Industri Farmasi

Pariwisata

Kawasan Industri

Usaha Penerbangan

Agro Industri, Kehutanan, Kertas, Percetakan, dan Penerbitan

Perkebunan

Pertanian

Perikanan

Pupuk

Kehutanan

Kertas

Percetakan dan Penerbitan

Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi

Dok dan Perkapalan

Pertambangan

Energi

Industri Berbasis Teknologi

Baja dan Konstruksi Baja

Telekomunikasi

Industri Pertahanan

Semen

Industri Sandang

Aneka Industri

Perusahaan Patungan Minoritas*

Asuransi

PT Bahana PUI
PT Prasadha Pamunah Limbah Industri
PT Rekayasa Industri

Kawasan Industri



Semoga Bermanfaat

Sabtu, 18 September 2010

Usaha Sembako yang Mendukung Kebutuhan Sehari-hari



Sembilan Bahan Pokok atau sering disingkat Sembako adalah sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat menurut keputusan Menteri Industri dan Perdagangan no. 115/mpp/kep/2/1998 tanggal 27 Februari 1998. Kesembilan bahan itu adalah:
  1. beras
  2. gula pasir
  3. minyak goreng dan margarin
  4. daging sapi dan ayam
  5. telur ayam
  6. susu
  7. jagung
  8. minyak tanah
  9. garam ber-iodium
Keluarga Seneby mampu memenuhi kebutuhan sembako-nya.

Rabu, 18 Agustus 2010

Seneby Corporation




Persahabatan, Kekeluargaan, Rasa Kasih Sayang dan Kebijaksanaan adalah Kekayaan Terbesar Umat manusia
~Membangun Pemimpin dan Wirausahawan Kelas Jagat Raya~

Sakola Kawirausahaan Sareng Kapamingpinan SENEBIAN





Isi Saja


Visi:

Menjadi Perusahaan terbesar di Kota Banjar 10 Tahun mendatang dengan Income Dua Kali lipat PAD Kota Banjar

25 Tahun Mendatang Terbesar di Jawa Barat

50 Tahun Mendatang di Indonesia dengan Income 1,67 Kali Lipat APBN Negara

80 Tahun Mendatang Corporasi Terbaik dan Terindah di Dunia, dengan hutang 0,00%
Masuk kedalam daftar 2000 Perusahaan Terbaik Forbes

Misi:


1. Penguasaan Managment dan Pengaturan Tata Kelola Kesejahteraan Rakyat

2. Bisnis Sosial yang Elegan dan Kuat (Teladan, Prof. Muhammad Yunus)

3. Membangun Multi Investasi dan Ekonomi Kreatif

4. Fokus terhadap Agro Bisnis dan Agro Industri
5. Fokus terhadap Technoprenership
6. Fokus Terhadap Pengembangan(Pendidikan dan Pengajaran (Academic Development)
7. Fokus Terhadap
(Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di daerah Para Anggota)
8. Melahirkan Para Wirausahawan dan Pemimpin yang Di Cintai oleh Masyarakat
9. Kesejahteraan dan Kebahagiaan Para Anggota Keluarga
10. Kemajuan daerah para Anggota
11. Kesejahteraan para Anggota


Seneby Corporation Branch

(Cabang Seneby Corporation)

Sejarah Singkat Seneby Corporation

Ide mendirikan Seneby Corporation terbersit pada tahun 2005 ketika kita semua masih bersekolah di SMA 1 Banjar, Jawa Barat.

Seneby Family



Video Insights


ONE DISC. HUNDREDS OF IDEAS. A MILLION POSSIBILITIES.


Playlists
Leadership
8 videos
Leadership 8 Videos
Innovation
7 videos
Innovation 7 Videos
Strategy
6 videos
Strategy 6 Videos




Harvard Business Review is a general management magazine published since 1922 by Harvard Business School Publishing, owned by the Harvard Business School. A monthly research-based magazine written for business practitioners, it claims a high ranking business readership among academics, executives, and management consultants. 

It has been the frequent publishing home for scholars and management thinkers such as Clayton M. Christensen, Peter F. Drucker, Michael E. Porter, Rosabeth Moss Kanter, Gary Hamel, C.K. Prahalad, Robert S. Kaplan, Robert H. Schaffer and others. 

Management and business concepts and terms such as "Balanced scorecard," "Core competence," "Strategic intent," "Reengineering," "Globalization," "Marketing myopia," and "Glass ceiling" were first given prominence in HBR's pages.




Senebian Excecutive Education
1. Comprehensive Leadership

2. Owner-Managed


3. Business Strategy


4. Corporate Governance


5. Financial Management


6. Healthcare & Science


7. Industry-Specific


8. Leadership & Change


9. Marketing


10. Negotiation & Managerial Decision Making


11. Personal Development


12. Social Enterprise


13. Technology & Operational Managment


14. Syariah Economics


15. Reasearch "SWOT" Corporation by Internet


16. Membantu: "Menjadi pekerja dalam usaha small business (Jika Aku Menjadi)


17. Mengajar (Mendidik) anak PAUD/TK/RA/SD


18. Wisata/Travel and Spiritual Corporate

Focus

Ditambah dan diedit oleh:


PARA SENEBIAN

(Pendiri dan Penggagas)

1. Achmad Yozar P. (UNSOED)
2. Ade Akhyar N. (UNSOED)
3. Adinugroho S. (UNSOED)
4. Aditya Wahyu T. (IPB)
5. Agung Febrianto (UNSOED)
6. Ani Herawati (UNPAD)
7. Arif Nurahman (UPI)
8. Christian Suhindar (MARANATHA)
9. Diah Restu W. (STMB)
10. Dian Cesar M. (UPI)
11. Dian Hadiana (IT Telkom)
12. Dine Risdiani (UPI)
13. Dini Mahdiani (ITB)
14. Dita Juwita S. (UNPAD)
15. Estin Nofiyanti (UNY)
16. Ferra Wulandari D.S. (UPI)
17. Fitri Dwiyanti (STIS)
18. Fitria Intansari (UPI)
19. Genta Nazwar T. (UNPAD)
20. Gina Riadilah (STAN IM)
21. Ginanjar Fahrul M. (ITB)
22. Hendri Agus H. (AKMIL Magelang)
23. Heni Henrayani (UPI)
24. Irene K. (UNSOED)
25. Ita Dwi K. (IPB)
26. Kurniawan (STIKES BP)
27. Lia Rosmalia (UPI)
28. Meta N. (MARANATHA)
29. Lucky Nurhalim (STMB)
30. Merry Anggraeni (UNY)
31. Nano Kuswoyo (UNSOED)
32. Nararya Rahadyan B. (UNY)
33. Novia W. (STA Bandung)
34. Putri Ayu K. (UNPAD)
35. Ricky Taufiqurrohman (UGM)
36. Riki (Universitas Indonesia)
37. Rina (ST Islam)
38. Sesty Dian R. (UNPAD)
39. Tria Yodhiaswara (UNSOED)
40. Yuni Susilawati (UPI)
41. Yuyun Rahayu (UPI)
Advisers:

1. Arvino Mudjiarto
(President Works Code Indonesia)
2. Madyani Yogi Atmajaya
(SITA and Alumni Massachusetts Institute of Technology, School of Computational Engineering)
3. Dadi Darmadi
(Harvard University)

Sekilas Sekolah:



Sekolah ini adalah bagian dari Corporate Social Responsibility dari SENEBIAN Corporation!




Belajar dari Pendiri Facebook
Oleh:
Dian Hadiana, S.Nbi.
(CEO, SENEBIAN Corp.)



Sekarang bukan jamannnya FRIENDSTER apalagi Mailinglist. Ada orang muda berumur 23 tahun menjadi trilyuner berkat internetan.Kekayaannya sekarang mencapai $ 1, 5 Billion atau sekitar Rp 13,95 triliun, atau Rp. 13.950.000.000.000,00 atau kalo dibeliin es cendol bisa buat berlayar hehehe. Berkat hobinya internetan dia menelorkan ide kreatif nya dengan membuat situs Facebook yaitu social-networking semacam Friendster.

Heran juga sih ketika kita yang udah punya domain dot com tapi masih berkutat di google adsense sementara banyak banget ide2 kreatif yang bisa di gali untuk meningkatkan pendapatan. Yang lebih mengagumkan adalah Facebook mulai dirintis tahun 2004 jadi gak terlalu lama untuk berkembang sedemikian dahsyatnya.

Jadi bagi kita kayaknya belum ketinggalan banget untuk memulai sebuah dot com yang prospeknya cerah itu. Nama Anak muda itu adalah Mark Zuckerberg. Adapaun perkembangan riwayat Facebook hingga mencapai 60 juta pengguna aktif diawali dari kreatifitas Mark Zuckerberg saat kuliah di Harvard. Berikut rangkuman perjalanan lahirnya Facebook hingga sekarang

-Mark Elliot Zuckerberg atau Mark Zuckerberg lahir lahir pada 14 Mei 1984 di Dobbs Ferry, Westchester County, New York, Amerika Serikat (AS)

- Dia suka menyibukkan diri dengan mengutak-atik peralatan elektronik atau program komputer. Pada saat itu, dia bersekolah di Exeter High School, New Hampshire. Di bangku sekolah itulah dia pertama kali berkenalan dengan Adam D’Angelo, yang di kemudian hari menjadi Chief of Technical Officer atau salah satu Direktur Facebook.

- Zuckerberg dan D’Angelo pernah membuat piranti lunak pemutar musik MP3 yang mampu mendeteksi perilaku dan kebiasaan mendengarkan musik penggunanya dan pernah mau dibeli oleh Synapse tapi ditolak oleh mereka.

- Zuckerberg lulus dan masuk Harvard University, awalnya membuat program Coursematch yang memungkinkan mahasiswa di kelas yang sama bisa melihat daftar teman-teman sekelas.

- Proyek selanjutnya membuat facemash.com. Ini merupakan situs pemeringkatan foto-foto mahasiswa di Harvard. Para pengunjung bisa memberi stempel “keren” atau “jelek” foto seorang siswa, dan membuat Zuckerberg beken di kampus dan dipanggil oleh Badan Administrasi Universitas Harvard karena dianggap membobol sistem keamanan komputer kampus, melanggar peraturan privasi di internet, dan melanggar hak cipta.

-Karena itu mahasiswa bandel ini malah bikin Facebook dan diluncurkannya pada tahun 2004. Karena kebekenannya itu dalam waktu singkat duapertiga mahasiswa Harvard jadi pengguna Facebook.

- Teman sekamarnya, Dustin Moskovitz dan Chris Hugh, dberhasil mengembangkan sayap ke Universitas Stanford, Columbia, Yale, Ivy College, dan beberapa sekolah lainnya di wilayah Boston. Dalam waktu singkat, mereka meluncurkan Facebook ke 30 sekolah.

- Zuckerberg bersama Moskovitz dan beberapa teman lain pindah ke Palo Alto, California, liburan musim panas 2004 menyewa rumah kecil buat kantor, ceritanya mereka berlibur sambil kerja eh malah keterusan ngerjain facebok, gitu deh kalo dah dapet duit, dan gak balik ke Harvard, putus sekolah meninggalkan kuliah.

-Di kantornya itulah Zuckerberg bertemu Peter Thiel, pendiri Paypal, yang ngasih dana segar sebesar US$ 500.000 ,merupakan investor pertama mereka, sesama programmer saling membantu kali, sehingga mereka bisa pindah ke kantor yang lebih besar di di Universitas Avenue yang dinamai sebagai kantor “Kampus Urban”

- pada September 2004, Divya Narendra, Cameron Winklevoss, dan Tyler Winklevoss, pemilik situs jejaring sosial HarvardConnection menggugat Facebook. Mereka menuding Zuckerberg telah memakai kode program yang sudah disiapkan untuk situs yang kemudian bernama Uconnect itu, secara ilegal.

- di akhir 2004, pengguna Facebook telah melampaui angka satu juta

- Pada Mei 2005, dia menggandeng Accel Partners. Accel mengucurkan dana US$ 12,8 juta untuk Facebook.

- pada 23 Agustus 2005 Zuckerberg membeli domain facebook.com dari Aboutface Corporation senilai US$ 200.000 atau sekitar Rp 1,86 miliar. Setelah itu, dia membenahi situs Facebook agar profil halamannya lebih bersahabat.

- Pada 2 September 2005, Zuckerberg meluncurkan situs Facebook khusus untuk anak-anak sekolah menengah atas. Hanya dalam waktu 15 hari sejak peluncurannya, sebagian besar sekolah di AS sudah menjadi anggotanya.

- pada akhir tahun 2005, Facebook telah mencakup sekitar 2.000 kampus dan 25.000 sekolah menengah atas di AS, Kanada, Inggris, Meksiko, Puerto Riko, Australia, Selandia Baru, dan Irlandia.

- Pada 27 Februari 2006, dia mulai mengizinkan para mahasiswa yang menjadi pengguna situs ini untuk menambahkan siswa-siswa SMA sebagai temannya. Bayangin aja gimana gak tambah rame nih situs

- BusinessWeek, melansir kabar bahwa Zuckerberg tengah bernegosiasi dengan calon pembeli potensial Facebook. Tapi, akhirnya, dia menolak tawaran yang disebut-sebut bernilai US$ 750 juta atau sekitar Rp 6,97 triliun. Pasalnya, Zuckerberg menganggap harga itu terlalu murah. Saat itu, dia memperkirakan nilai Facebook US$ 2 miliar.

- Pada April 2006, investor pertama situs ini, yaitu Peter Thiel, Greylock Partners, dan Meritech Capital Partners, menambah investasi di Facebook dengan menyetorkan dana US$ 25 juta. Facebook pun masuk ke India melalui Institut Teknologi India dan Institut Manajemen India. Dua bulan berselang, Facebook terpaksa mengeluarkan duit US$ 100.000 untuk menyelesaikan masalah hak cipta dengan quizsender.com.

- Pada Juli 2006, Facebook memperkenalkan layanan baru yang bisa memberikan pendapatan tambahan bagi perusahaan. Dengan menggandeng raksasa komputer, Apple Inc., mereka bekerja sama mempromosikan iTunes. Setiap pekan, iTunes bakal mengirimkan 25 contoh lagu secara gratis kepada pengguna Facebook yang menjadi anggota Apple Student Group.

- pada pertengahan 2006, situs ini sudah merambah Eropa dan Timur Tengah

- Facebook Notes. Fitur baru ini merupakan fitur blogging yang memungkinkan pengguna memberikan tagging, memasukkan gambar, dan fitur-fitur lainnya. Selain itu, pengguna bisa mengimpor blog dari situs Xanga, LiveJournal, Blogger, dan situs blogging lainnya. Berkat fitur baru tersebut, pembaca bisa memberikan komentar terhadap tulisan yang dimuat pengguna Facebook.

- September 2006, Zuckerberg membuka layanan Facebook bagi semua pengguna internet. Namun, langkah ini justru menuai protes dari para pengguna dan pelanggan setianya. Alhasil, dua minggu berselang Facebook terpaksa membenahi layanan baru itu dengan membuka pendaftaran bagi pengguna internet yang mempunyai alamat surat atau e-mail yang jelas.

- Yahoo! mengajukan tawaran akuisisi senilai US$ 1 miliar. Namun, belakangan rencana itu batal terealisasi karena kinerja keuangan Yahoo! di penghujung 2006 anjlok.

- Peter Thiel, memprediksi pendapatan situs ini pada 2015 nanti bisa mencapai US$ 1 miliar. Nah, pada saat itu, nilai perusahaan pun bakal ikut meroket menjadi sekitar US$ 8 miliar.

-iklan baris gratis di Facebook. Fitur yang diberi nama Facebook Marketplace ini diluncurkan pada 14 Mei 2007. Layanan baru ini pun langsung menjadi pesaing perusahaan-perusahaan online lain. Craigslist yang sudah lebih dulu menempatkan iklan baris di situsnya. Bisnis Zuckerberg pun kian mengalir lancar. Bahkan, Apple rela memperpanjang kerja sama dengan Facebook untuk memajang contoh musik iTunes

- Facebook membeli perusahaan Parakey Inc., dari Blake Ross dan Joe Hewitt, pada Juli 2007. Parakey adalah produsen aplikasi komputer yang mempermudah transfer data berupa tulisan, gambar, dan video ke sebuah situs di internet.

- Gideon Yu, mantan Direktur Keuangan You Tube, menjadi Direktur Keuangan Facebook.

- Bill Gates, pada Oktober 2007 membeli 1,6% saham Facebook seharga US$ 240 juta. Pasalnya, Zuckerberg tidak berniat menjual semua saham Facebook sekaligus. Alasannya sederhana dan sungguh mulia, dia ingin Facebook tetap independen.

- Pada 7 November 2007, situs ini meluncurkan layanan terbaru berupa pemasangan iklan dengan sistem yang disebut Facebook Beacon.

- triliuner Hongkong, Li Ka-shing, tertarik untuk menanamkan duit senilai US$ 60 juta di Facebook pada 30 November 2007.

- sekitar 60 juta pengguna aktif pada akhir tahun lalu. Jumlah pegawainya sendiri telah mencapai 400 orang. Namun, Facebook adalah perusahaan unik. para eksekutif dan petingginya masih berusia muda, antara 24 tahun-37 tahun.

- Markas besar Facebook lebih mirip asrama mahasiswa.Para pegawai, yang setiap hari mendapat jatah makan gratis, bekerja sambil melakukan kegiatan favoritnya. Ada yang bermain gitar, bersepeda, main pesawat kontrol, atau bergoyang ditemani musik racikan seorang disc jockey (DJ). Mereka juga tak perlu berpakaian rapi. Celana pendek dan sandal jepit adalah kostum favorit mereka di kantor. Zuckerberg mengaku ogah suasana kantor yang terlalu formal.

- Meski sudah mampu menghimpun harta kekayaan hingga US$ 3 miliar atau sekitar Rp 27,9 triliun Zuckerberg tetap tampil apa adanya, seperti pemuda kebanyakan yang menggemari pakaian santai. Dia juga masih tinggal di apartemen tipe studio dengan perabotan seadanya: selembar kasur yang diletakkan begitu saja di atas lantai dan dua buah kursi.

- para analis memperkirakan nilai perusahaan Facebook sudah melonjak jadi US$ 15 miliar. Zuckerberg belum tertarik menjual sahamnya di lantai bursa

(foto dan rangkuman dari Forbes.com)

Peluang Bisnis Pertanian Indonesia





19 Butir Keputusan SENEBIAN DREAM CORPORATION


1. Empat Prinsip SENEBIAN DREAM CORPORATION, Disiplin, Persatuan, Keberanian dan Kerja Keras. Harus dijalankan dan diutamakan dalam setiap langkah kehidupan kita, jangan lupa makan, minum dan gosok gigi yang teratur sebelum tidur.

2. Kita harus menyejahterakan keluarga kita, {$_$ so Pasti}

3. Kita tak akan hidup di rumah bobrok. Kita harus memperbaiki rumah dan berusaha mendirikan rumah baru yang nyaman sesegera mungkin. (Rumah Idaman ghitu)

4. Kita harus menanam sayuran, makanan pokok, perikanan, peternakan, kehutanan, buah-buahan, bunga-bungaan dan rempah-rempah obat alamiah sepanjang tahun. Kita harus mengkonsumsinya dan memberi atau menjual kelebihannya.

5. Selama musim tanam, kita harus menanam sebanyak mungkin benih-benih Qualitas hebat

6. Kita harus merencanakan keluarga kecil yang mapan dan elegan, kita harus memiimalkan pengeluaran, kita harus merawat kesehatan.

7. Kita harus mendidik anak-anak dengan pendidikan Berqualitas Tinggi alias nomor Uno dan memastikan mereka mampu membiayai pendidikan mereka.

8. Kita harus merawat anak-anak dan lingkungan agar selalu bersih, indah, nyaman,asri, rapi, sehat dan mandiri.

9. Kita mesti membangun, memelihara dan menggunakan W.C. yang nyaman.

10. Kita harus mendidihkan air, mesterilisasinya (membersihkan) dan berdoa sebelum diminum.

11. Kita tidak boleh mengambil mahar (maskawin) dari pernikahan putra kita; jangan pula memberi mahar apapun pada pernikahan putrid kita. Kita harus terbebas dari kutukan mahar.

12. Kita tidak boleh menimbulkan ketidak adilan pada siapa pun; kita pun jangan pernah membiarkan siapapun melakukannya.

13. Untuk pendapatan lebih tinggi, kita secara kolektif harus melakukan investasi ebih besar.

14. Kita harus selalu siap saling membantu, jika seseorang dalam kesulitan, kita semua harus membantu.

15. Jika kebetulan menemukan pelanggaran disiplin di pusat manapun, kita semua harus membantu memulihkan kedisiplinan itu.

16. Kita harus sama-sama ambil bagian dalam semua aktifitas social.

17. Kita harus responsive terhadap teknologi tinggi terbaru (Dalam ICT, dan bidang-bidang lainnya)

18. Memiliki semangat Inovasi, Riset dan pengembangan yang Kontinyu

19. Mengedepankan kasih sayang dan kebijaksanaan.

Semoga Kita Bisa, Tetap Semangat!



Bersama Kita Mengentaskan Kemiskinan dan Kebodohan










Semangat mari kita bangun baersama.

Kita Bisa

Minggu, 01 Agustus 2010

Seneby-Mart (S-Mart)


Seneby Department Store

Toko Retail Seneby

All Department

1. Foods and Beverages

2. Apparel, Shoes & Accessories

3. For The Home & Furniture

4. Baby

5. For School

6. Health, Pharmacy and Beauty

7. Electronics, Gadgets and Computer

8. Auto

9. Toys and Game

10. Sport and Fitness

11. Musics and Entertainment

Seneby Mart akan memiliki 10.000 Gerai Toko di seluruh dunia.

Selasa, 16 Maret 2010

Seneby ICT Corp.


Kita Bisa

CLINICK DOCTOR COMPUTER

DOT COM




"The first rule of any technology used in a business is that automation applied to an efficient operation will magnify the efficiency. The second is that automation applied to an inefficient operation will magnify the inefficiency." 
~Bill Gates~

Senin, 01 Maret 2010

Program-Program Seneby Corporation

Program-Program Seneby Corporation

Visi

Misi

Minggu, 28 Februari 2010

Ketika Seneby Berkolaborasi

"Bekerja Sama dengan Sepenuh Hati, Mendahului Menang Bersama-sama"


Financial Markets 

 

Lecture 1 - Finance and Insurance as Powerful Forces in Our Economy and Society






 

Overview:

 

Professor Shiller provides a description of the course, Financial Markets, including administrative details and the topics to be discussed in each lecture. He briefly discusses the importance of studying finance and each key topic. Lecture topics will include: behavioral finance, financial technology, financial instruments, commercial banking, investment banking, financial markets and institutions, real estate, regulation, monetary policy, and democratization of finance.

Reading assignment:

 

Fabozzi et al. Foundations of Financial Markets and Institutions, chapter 1 (pp. 1-11) and 2
Robert Shiller, Irrational Exuberance, Prefaces and chapter 1



Course Media

Transcript

html

Audio

mp3

Low Bandwidth Video

mov [100MB]

High Bandwidth Video

mov [500MB]

Senin, 01 Februari 2010

Selasa, 22 Desember 2009

Bisinis Perumahan dan Rumah Kosan (Real Estate)



Vision

Membangun Kota Impian yang Selamat Dunia Akhirat

Mission

1. Perusahaan Perumahan
2. Penyedia Bahan Bangunan
3. Mitra Usaha dalam Bidang Pembangunan
4. Pemeliharaan dan Pemugaran Bangunan
5. Arsitektur dan Landscape
6. Konsultasi Pembangunan Wilayah

Founder:

Riki

(University of Indonesia)

&

Arip Nurahman

(Universitas Pendidikan Indonesia)





We Have a Dream


Banjar Natural City


Banjar Natural City is a city designed around one thing: the people who will live, work and play here. People who will experience an unparalleled Quality of Life as comfortable:




(Sumber Gambar; Bangun rumah.com)

1. Homes (Happy Family. Sakinah Mawadah Warohmah),

2. Business spaces,

3. Shopping,

4. Education (Praying Spaces, School, Sains & Technology Village) and leisure (Traditional Art & Performance) all come together to provide a better, healthier environment in which to live.

The development meets a vision of a city-based community with high-quality and affordable homes; high-tech and professionally managed business spaces; coupled with an unparalleled choice of exciting entertainment and leisure facilities.


6 Strong Pillars:

1. Accessibility

2. Facilities

3. Infrastructure

4. Environment

5. Size

6. Peaceful

Belajar kepada Eka T. W.

Siapa yang tidak kenal dengan Eka Tjipta Widjaja? Ya, Eka merupakan pendiri Sinar Mas Grup yang kini bertengger di posisi ketiga dalam daftar sepuluh orang terkaya di Indonesia versi majalah Globe Asia 2008 dengan total kekayaan U$ 3,8 miliar. Tentu saja kesuksesan yang diraih Eka dicapai dengan penuh perjuangan dan kerja keras dari usia belia.

Jiwa bisnisnya sudah telihat ketika ia berusia sembilan tahun. Saat itu, Eka dan keluarganya hidup dalam kemiskinan. Eka pun membantu sang ayah berjualan di Ujung Pandang untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Eka pun berjualan dari rumah ke rumah.

Walaupun hanya dapat berkomunikasi dalam bahasa Hokkian, Eka tidak patah semangat untuk berjualan. Ia banyak menggunakan bahasa "Tarzan", yaitu dengan menujuk-nunjuk atau menggunakan bahasa tubuh untuk menjual barang bawaannya.

Karena terdidik dengan pola sebagai pedagang, ia pun memutuskan untuk berusaha sendiri pada usia yang masih sangat belia, 15 tahun. Usaha pertama yang dilakukannya adalah menjual biskuit dan gula-gula.

Namun karena tidak ada modal, Eka lantas bermaksud mengambil barang dulu dan kelak setelah menjadi uang baru dibayar. Tentunya, ia tak langsung dipercaya. Ia banyak sekali mendapat penolakan di beberapa toko grosir.

Ditolak di beberapa grosir tak membuatnya berputus asa. Eka pun menaruh jaminan ijazah SD sebagai identitas untuk bisa mengambil barang-barang dagangannya. Dengan cara ini, ia pun pelan-pelan bisa mendapat kepercayaan mengambil barang tanpa harus membayar di muka, meski barang yang bisa dijual tidak banyak.

Kala itu, ia mendapat jatah empat buah kaleng biskuit dan gula-gula kembang senilai 21,50 gulden. Dengan barang jualan itu, ia selalu bersemangat berjualan dengan bersepeda ke toko-toko di wilayah Makasar. Pelan tapi pasti, usaha ini terus berkembang hingga akhirnya ia bisa berjualan dengan menyewa becak.

Saat mulai berkembang, bisnisnya sempat goncang. Ketika Jepang masuk Makasar tahun 1941, ia jatuh miskin lagi. Tetapi Eka memang tipikal orang yang pantang menyerah. Meski jatuh berkali-kali, ia tetap semangat membangun kembali usahanya. Saat itulah ia melihat truk-truk tentara Jepang yang sedang membuang bongkahan.

Eka melihat sak-sak tepung terigu, semen, besi-besi bekas, dan merasa barang-barang itu merupakan peluang bisnis yang bisa digarap untuk kembali membangun usaha. Barang-barang bekas tersebut lantas dibawanya kembali ke rumah, dibungkus seperti semula, kemudian dijualnya. Perkiraannya ternyata tepat. Barang bekas itu ternyata laku.

Itulah gambaran keuletan seorang Eka Tjipta. Figurnya memang dikenal pantang menyerah. Dengan kekayaan mental itu, usaha demi usaha yang dirintis oleh Eka berbuah manis. Kini, dengan Sinar Mas-nya, ia telah memiliki empat sayap bisnis utama yang meliputi bisnis finansial, bubur kertas (pulp) dan kertas, agrobisnis, dan real estate.

Bisnis keuangan dikendalikan Sinar Mas Multiartha, sementara usaha pulp di bawah Asia Pulp & Paper. Sementara itu, kelompok agrobisnis dikendalikan Smart Corp dan propertinya ada di bawah kendali Duta Pertiwi.

Eka bukan hanya memiliki jiwa bisnis, namun ia juga memiliki jiwa sosial. Untuk itu Eka mendirikan yayasan "Eka Tjipta Foundation" sebagai bentuk kepedulian sosialnya.

Eka berusaha menunjukkan kepedulian dengan mendirikan sebuah organisasi nirlaba yang di antaranya memberikan perhatian pada persoalan pembangunan sosial kemasyarakatan.

Berada ditengah-tengah perekonomian keluarga yang sulit membuat Eka harus berjuang membantu orangtua mencukupi kebutuhan mereka. Semangat dan tekad yang kuat untuk membantu keluarganya berbuah manis. Berbagai pengalaman pahit dalam berdagang ia jalani dengan sikap optimis. 

Eka merupakan sosok yang tidak mudah putus asa dan pantang menyerah. Ketika gagal ia mampu untuk bangkit lagi. Bangkit dengan membaca peluang yang ada disekitarnya. Kekayaan mental seperti inilah yang perlu selalu kita miliki untuk menjadi seorang pemenang, dalam segala bidang.

Hari ini Tgl 29-12-2009 saya meneliti BSD (Bumi Serpong Damai) City



1. Infrastructure
2. Transportation
3. Security
4. Health
5. Education
6. General & Social
7. Sport and Recreation



Semoga Bisa, Mari Kita Wujudkan Bersama.

Semangat!

Rabu, 18 Februari 2009

Usaha Makanan dan Minuman



Makanan dan Minuman



Peluang Usaha & Bisnis Makanan dan Minuman (food and beverages business opportunity) now become favorite, it can happens because everyone need food and drinks and it’s easier to make.

For business owner, food and beverage business (franchise makanan) is one that is easy to make, just need to learn the food or drink recipe you want to sell, and you can start your own business right away. The example is franchise teh poci.

But every business is not easy, you must know and be aware of what you will make and what is your goal. You must do a research, what kind of food or beverage business you like and you want to make.

If you already have business experience before, you can start your own business in food and beverages industry. But if you don’t have any business experience and afraid to lose, you can try franchise or waralaba business.

You can search some of food and beverages franchises and restaurant franchises on :
- Franchise Makanan dan Minuman
- Franchise Restoran

There are many list of food and beverages that you can choose, first you must know what you like, what you have, and what you want to make. Then you can start to search the franchise / waralaba that suits your needs, the requirements, investment, franchise fee, profit calculations, management, SOP, etc.

With all of that preparations, you will have greater chance to success in this business. And later after you have more experience in business, you can start your own business with your own brand.


Source:

http://bursafranchise.com/


Minggu, 25 Januari 2009

Warnet

Warung Internet

Apakah Warnet itu?

WARNET= Warung Internet, tempat cari ilmu, sesuap nasi, untuk meraih cita dan mimpi sebelum mati.

Alhamdulilah Si Penjaga Warnet dapat Amanah Selama Kurang Lebih Satu Tahun di

Geger Arum net. Daerah Sekitar UPI.

Waktu Itu di tahun 2008 mahasiswa seperti ana ini, sering diberi tugas kuliah oleh Dosen-dosen dan tempat untuk mencari bahan-bahannya tak lain di Warnet Ini.

Karena sudah lama sering berlangganan dan akhirnya akrab dengan pemilik warnet tesebut dan saya dibei kepercayaan untuk menjadi penjaga warnet cadangan ini.

Alhamdulilah dan Inilah Kisahnya.



Catatan Si Penjaga Warnet Cadangan
(Saung-Net Dot Com)
Arip Nurahman