Tampilkan postingan dengan label Arip Nurahman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arip Nurahman. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Desember 2010

Seneby ICT Corp.

Bidang Usaha

Seneby InfoCom adalah sebuah anak perusahaan Seneby Corporation yang menangani masalah Usaha dan IPTEK TIK dan Elektronika.

Visi: Memiliki 1000 Gerai Toko, Service dan Produksi di Seluruh Indonesia

Bidang-Bidang Usaha.

1. Hardware
2. Peripheral & Accessories Sales
3. Software Sales
4. Laptop Sales & Up Grade
5. PC Sales & Up Grade

Clinics Doctor Computer

1. Trouble Shooting
2. Service
3. Back-Up & Data Recovery
4. Virus Care & System Recovery
5. Install & Setting

Maintenance

1. Security & Networking
2. ICT Consultant
3. ICT Training

*Software Application Training
*Linux & OSS (Open Sources System)Training
*Windows OS & Tools Training

Graphic Design & Multimedia

1. Design Service
2. Packet Design
3. Video Editing and Aimation
4. Percetakan, dan Foto Copy
5. Program Interactive Multimedia
6. Clothing
7. Merchandise
8. Packet Seminary Kit
9. Packet Event Needs

Software Development House

1. Information System
2. Web Development
3. Software Application
4. Open Sources Software
5. E-Learning

Kita Pasti Bisa!

Jumat, 05 November 2010

Rumah Pekerjaan


Rumah Pekerjaan

Visi

Mempersiapkan para pekerja berkualitas

Misi

Persiapan

Pendidikan

Pelatihan


Mengais Rezeki di Internet

Memperoleh hasil sampingan dari Internet barangkali merupakan keinginan sederhana banyak orang / pengguna Internet. Tulisan ini akan mencoba menjelaskan beberapa langkah yang mungkin dapat digunakan oleh banyak pengguna biasa di Internet untuk memperoleh rejeki yang halal. 


Tidak ada yang Instan. Keberhasilan membutuhkan kerja keras dan ketekunan dalam jangka waktu yang lama / panjang.

Perlu kita sadari bersama bahwa semua proses yang akan di terangkan di bawah ini bukan proses Instan. Hanya mereka yang tekun, yang konsisten untuk berkiprah pada sebuah bidang yang fokus yang nantinya akan memetik hasil di kemudian hari. Kecenderungan yang ada, kebanyakan orang lebih suka yang instan kalau perlu tanpa kerja susah payah bisa dapat uang banyak. Rasanya hanya ada segelintir kesempatan yang seperti itu. Sebagian besar kesempatan yang ada harus di raih dengan kerja keras dan konsistensi dalam jangka panjang. 

Tulisan tentang teknik ini di Internet dapat di baca di

 

Beberapa Tip Dasar




Beberapa nasihat sederhana yang mungkin perlu di resapi agar kita dapat berkiprah dengan baik di Internet
  • Hati-hati di Internet banyak juga orang yang suka menipu dan mencuri. Jangan pernah berhubungan / berdagang dengan penipu / pencuri / carder, bukan mustahil anda juga akan di tipu mentah-mentah.
  • Dimanapun, apalagi di Internet, sebuah usaha bertumpu pada "trust" (kepercayaan).
    • Jangan pernah menipu / berbohong / menulis tidak baik, Kata pepatah "Sekali lancung ke ujian seumur hidup orang tak percaya".
    • Kebaikan akan menjadi pembicaraan / buah bibir / berita mulut ke mulut yang baik di Internet.
  • Alat menjadi tidak penting. Dengan modal "dengkul"-pun kita bisa berkiprah / berdagang di Internet.
  • Perhatikan & pelajari mereka yang berhasil dalam usahanya.
  • Pasang mata & telinga lebar-lebar, perhatikan pembicaraan / kesukaan / kebutuhan orang melalui blog, forum, mailing list, group, facebook dll.
  • kemampuan menulis, mengekspresikan pendapat dalam bentuk tulisan akan sangat membantu. Ada baiknya membaca-baca tentang Hidup & Berkiprah Sebagai Penulis.

 

Mengais Rejeki

 

Pada kesempatan ini akan dicoba di bahas beberapa tahapan mengais rejeki di Internet tergantung kemampuan / modal yang miliki. Tahapan yang akan di bahas meliputi beberapa hal yaitu,
  • Modal dengkul (biaya operasi dari minim banget s/d Rp. 100-200.000 / bulan).
  • Lebih serius
    • Mengais melalui Blog; ini agak lebih serius.
    • Menyewa tempat / situs untuk jualan.
  • Knowledge Commerce - berjualan "otak" / kepandaian, bukan sekedar berjualan barang.



Menjadi Mitra BUMN dalam Pelatihan, Training dan Pengembangan Usaha.

Visi:

Pelatihan 1000 Orang di Tahun 2015

Pelatihan 10.000 Orang Tenaga Kerja di Tahun 2020

Pelatihan 100.000 Orang Tenaga Kerja di Tahun 2030 

Lowongan Pekerjaan BUMN


Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi, dan Jasa Lainnya

Perbankan

Asuransi

Jasa Pembiayaan

Jasa Konstruksi

Konsultan Konstruksi

Penunjang Konstruksi

Jasa Penilai

Jasa Lainnya

Logistik dan Pariwisata

Pelabuhan

Pelayaran

Kebandarudaraan

Angkutan Darat

Logistik

Perdagangan

Pengerukan

Industri Farmasi

Pariwisata

Kawasan Industri

Usaha Penerbangan

Agro Industri, Kehutanan, Kertas, Percetakan, dan Penerbitan

Perkebunan

Pertanian

Perikanan

Pupuk

Kehutanan

Kertas

Percetakan dan Penerbitan

Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi

Dok dan Perkapalan

Pertambangan

Energi

Industri Berbasis Teknologi

Baja dan Konstruksi Baja

Telekomunikasi

Industri Pertahanan

Semen

Industri Sandang

Aneka Industri

Perusahaan Patungan Minoritas*

Asuransi

PT Bahana PUI
PT Prasadha Pamunah Limbah Industri
PT Rekayasa Industri

Kawasan Industri



Semoga Bermanfaat

Rabu, 18 Agustus 2010

Seneby Corporation




Persahabatan, Kekeluargaan, Rasa Kasih Sayang dan Kebijaksanaan adalah Kekayaan Terbesar Umat manusia
~Membangun Pemimpin dan Wirausahawan Kelas Jagat Raya~

Sakola Kawirausahaan Sareng Kapamingpinan SENEBIAN





Isi Saja


Visi:

Menjadi Perusahaan terbesar di Kota Banjar 10 Tahun mendatang dengan Income Dua Kali lipat PAD Kota Banjar

25 Tahun Mendatang Terbesar di Jawa Barat

50 Tahun Mendatang di Indonesia dengan Income 1,67 Kali Lipat APBN Negara

80 Tahun Mendatang Corporasi Terbaik dan Terindah di Dunia, dengan hutang 0,00%
Masuk kedalam daftar 2000 Perusahaan Terbaik Forbes

Misi:


1. Penguasaan Managment dan Pengaturan Tata Kelola Kesejahteraan Rakyat

2. Bisnis Sosial yang Elegan dan Kuat (Teladan, Prof. Muhammad Yunus)

3. Membangun Multi Investasi dan Ekonomi Kreatif

4. Fokus terhadap Agro Bisnis dan Agro Industri
5. Fokus terhadap Technoprenership
6. Fokus Terhadap Pengembangan(Pendidikan dan Pengajaran (Academic Development)
7. Fokus Terhadap
(Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di daerah Para Anggota)
8. Melahirkan Para Wirausahawan dan Pemimpin yang Di Cintai oleh Masyarakat
9. Kesejahteraan dan Kebahagiaan Para Anggota Keluarga
10. Kemajuan daerah para Anggota
11. Kesejahteraan para Anggota


Seneby Corporation Branch

(Cabang Seneby Corporation)

Sejarah Singkat Seneby Corporation

Ide mendirikan Seneby Corporation terbersit pada tahun 2005 ketika kita semua masih bersekolah di SMA 1 Banjar, Jawa Barat.

Seneby Family



Video Insights


ONE DISC. HUNDREDS OF IDEAS. A MILLION POSSIBILITIES.


Playlists
Leadership
8 videos
Leadership 8 Videos
Innovation
7 videos
Innovation 7 Videos
Strategy
6 videos
Strategy 6 Videos




Harvard Business Review is a general management magazine published since 1922 by Harvard Business School Publishing, owned by the Harvard Business School. A monthly research-based magazine written for business practitioners, it claims a high ranking business readership among academics, executives, and management consultants. 

It has been the frequent publishing home for scholars and management thinkers such as Clayton M. Christensen, Peter F. Drucker, Michael E. Porter, Rosabeth Moss Kanter, Gary Hamel, C.K. Prahalad, Robert S. Kaplan, Robert H. Schaffer and others. 

Management and business concepts and terms such as "Balanced scorecard," "Core competence," "Strategic intent," "Reengineering," "Globalization," "Marketing myopia," and "Glass ceiling" were first given prominence in HBR's pages.




Senebian Excecutive Education
1. Comprehensive Leadership

2. Owner-Managed


3. Business Strategy


4. Corporate Governance


5. Financial Management


6. Healthcare & Science


7. Industry-Specific


8. Leadership & Change


9. Marketing


10. Negotiation & Managerial Decision Making


11. Personal Development


12. Social Enterprise


13. Technology & Operational Managment


14. Syariah Economics


15. Reasearch "SWOT" Corporation by Internet


16. Membantu: "Menjadi pekerja dalam usaha small business (Jika Aku Menjadi)


17. Mengajar (Mendidik) anak PAUD/TK/RA/SD


18. Wisata/Travel and Spiritual Corporate

Focus

Ditambah dan diedit oleh:


PARA SENEBIAN

(Pendiri dan Penggagas)

1. Achmad Yozar P. (UNSOED)
2. Ade Akhyar N. (UNSOED)
3. Adinugroho S. (UNSOED)
4. Aditya Wahyu T. (IPB)
5. Agung Febrianto (UNSOED)
6. Ani Herawati (UNPAD)
7. Arif Nurahman (UPI)
8. Christian Suhindar (MARANATHA)
9. Diah Restu W. (STMB)
10. Dian Cesar M. (UPI)
11. Dian Hadiana (IT Telkom)
12. Dine Risdiani (UPI)
13. Dini Mahdiani (ITB)
14. Dita Juwita S. (UNPAD)
15. Estin Nofiyanti (UNY)
16. Ferra Wulandari D.S. (UPI)
17. Fitri Dwiyanti (STIS)
18. Fitria Intansari (UPI)
19. Genta Nazwar T. (UNPAD)
20. Gina Riadilah (STAN IM)
21. Ginanjar Fahrul M. (ITB)
22. Hendri Agus H. (AKMIL Magelang)
23. Heni Henrayani (UPI)
24. Irene K. (UNSOED)
25. Ita Dwi K. (IPB)
26. Kurniawan (STIKES BP)
27. Lia Rosmalia (UPI)
28. Meta N. (MARANATHA)
29. Lucky Nurhalim (STMB)
30. Merry Anggraeni (UNY)
31. Nano Kuswoyo (UNSOED)
32. Nararya Rahadyan B. (UNY)
33. Novia W. (STA Bandung)
34. Putri Ayu K. (UNPAD)
35. Ricky Taufiqurrohman (UGM)
36. Riki (Universitas Indonesia)
37. Rina (ST Islam)
38. Sesty Dian R. (UNPAD)
39. Tria Yodhiaswara (UNSOED)
40. Yuni Susilawati (UPI)
41. Yuyun Rahayu (UPI)
Advisers:

1. Arvino Mudjiarto
(President Works Code Indonesia)
2. Madyani Yogi Atmajaya
(SITA and Alumni Massachusetts Institute of Technology, School of Computational Engineering)
3. Dadi Darmadi
(Harvard University)

Sekilas Sekolah:



Sekolah ini adalah bagian dari Corporate Social Responsibility dari SENEBIAN Corporation!




Belajar dari Pendiri Facebook
Oleh:
Dian Hadiana, S.Nbi.
(CEO, SENEBIAN Corp.)



Sekarang bukan jamannnya FRIENDSTER apalagi Mailinglist. Ada orang muda berumur 23 tahun menjadi trilyuner berkat internetan.Kekayaannya sekarang mencapai $ 1, 5 Billion atau sekitar Rp 13,95 triliun, atau Rp. 13.950.000.000.000,00 atau kalo dibeliin es cendol bisa buat berlayar hehehe. Berkat hobinya internetan dia menelorkan ide kreatif nya dengan membuat situs Facebook yaitu social-networking semacam Friendster.

Heran juga sih ketika kita yang udah punya domain dot com tapi masih berkutat di google adsense sementara banyak banget ide2 kreatif yang bisa di gali untuk meningkatkan pendapatan. Yang lebih mengagumkan adalah Facebook mulai dirintis tahun 2004 jadi gak terlalu lama untuk berkembang sedemikian dahsyatnya.

Jadi bagi kita kayaknya belum ketinggalan banget untuk memulai sebuah dot com yang prospeknya cerah itu. Nama Anak muda itu adalah Mark Zuckerberg. Adapaun perkembangan riwayat Facebook hingga mencapai 60 juta pengguna aktif diawali dari kreatifitas Mark Zuckerberg saat kuliah di Harvard. Berikut rangkuman perjalanan lahirnya Facebook hingga sekarang

-Mark Elliot Zuckerberg atau Mark Zuckerberg lahir lahir pada 14 Mei 1984 di Dobbs Ferry, Westchester County, New York, Amerika Serikat (AS)

- Dia suka menyibukkan diri dengan mengutak-atik peralatan elektronik atau program komputer. Pada saat itu, dia bersekolah di Exeter High School, New Hampshire. Di bangku sekolah itulah dia pertama kali berkenalan dengan Adam D’Angelo, yang di kemudian hari menjadi Chief of Technical Officer atau salah satu Direktur Facebook.

- Zuckerberg dan D’Angelo pernah membuat piranti lunak pemutar musik MP3 yang mampu mendeteksi perilaku dan kebiasaan mendengarkan musik penggunanya dan pernah mau dibeli oleh Synapse tapi ditolak oleh mereka.

- Zuckerberg lulus dan masuk Harvard University, awalnya membuat program Coursematch yang memungkinkan mahasiswa di kelas yang sama bisa melihat daftar teman-teman sekelas.

- Proyek selanjutnya membuat facemash.com. Ini merupakan situs pemeringkatan foto-foto mahasiswa di Harvard. Para pengunjung bisa memberi stempel “keren” atau “jelek” foto seorang siswa, dan membuat Zuckerberg beken di kampus dan dipanggil oleh Badan Administrasi Universitas Harvard karena dianggap membobol sistem keamanan komputer kampus, melanggar peraturan privasi di internet, dan melanggar hak cipta.

-Karena itu mahasiswa bandel ini malah bikin Facebook dan diluncurkannya pada tahun 2004. Karena kebekenannya itu dalam waktu singkat duapertiga mahasiswa Harvard jadi pengguna Facebook.

- Teman sekamarnya, Dustin Moskovitz dan Chris Hugh, dberhasil mengembangkan sayap ke Universitas Stanford, Columbia, Yale, Ivy College, dan beberapa sekolah lainnya di wilayah Boston. Dalam waktu singkat, mereka meluncurkan Facebook ke 30 sekolah.

- Zuckerberg bersama Moskovitz dan beberapa teman lain pindah ke Palo Alto, California, liburan musim panas 2004 menyewa rumah kecil buat kantor, ceritanya mereka berlibur sambil kerja eh malah keterusan ngerjain facebok, gitu deh kalo dah dapet duit, dan gak balik ke Harvard, putus sekolah meninggalkan kuliah.

-Di kantornya itulah Zuckerberg bertemu Peter Thiel, pendiri Paypal, yang ngasih dana segar sebesar US$ 500.000 ,merupakan investor pertama mereka, sesama programmer saling membantu kali, sehingga mereka bisa pindah ke kantor yang lebih besar di di Universitas Avenue yang dinamai sebagai kantor “Kampus Urban”

- pada September 2004, Divya Narendra, Cameron Winklevoss, dan Tyler Winklevoss, pemilik situs jejaring sosial HarvardConnection menggugat Facebook. Mereka menuding Zuckerberg telah memakai kode program yang sudah disiapkan untuk situs yang kemudian bernama Uconnect itu, secara ilegal.

- di akhir 2004, pengguna Facebook telah melampaui angka satu juta

- Pada Mei 2005, dia menggandeng Accel Partners. Accel mengucurkan dana US$ 12,8 juta untuk Facebook.

- pada 23 Agustus 2005 Zuckerberg membeli domain facebook.com dari Aboutface Corporation senilai US$ 200.000 atau sekitar Rp 1,86 miliar. Setelah itu, dia membenahi situs Facebook agar profil halamannya lebih bersahabat.

- Pada 2 September 2005, Zuckerberg meluncurkan situs Facebook khusus untuk anak-anak sekolah menengah atas. Hanya dalam waktu 15 hari sejak peluncurannya, sebagian besar sekolah di AS sudah menjadi anggotanya.

- pada akhir tahun 2005, Facebook telah mencakup sekitar 2.000 kampus dan 25.000 sekolah menengah atas di AS, Kanada, Inggris, Meksiko, Puerto Riko, Australia, Selandia Baru, dan Irlandia.

- Pada 27 Februari 2006, dia mulai mengizinkan para mahasiswa yang menjadi pengguna situs ini untuk menambahkan siswa-siswa SMA sebagai temannya. Bayangin aja gimana gak tambah rame nih situs

- BusinessWeek, melansir kabar bahwa Zuckerberg tengah bernegosiasi dengan calon pembeli potensial Facebook. Tapi, akhirnya, dia menolak tawaran yang disebut-sebut bernilai US$ 750 juta atau sekitar Rp 6,97 triliun. Pasalnya, Zuckerberg menganggap harga itu terlalu murah. Saat itu, dia memperkirakan nilai Facebook US$ 2 miliar.

- Pada April 2006, investor pertama situs ini, yaitu Peter Thiel, Greylock Partners, dan Meritech Capital Partners, menambah investasi di Facebook dengan menyetorkan dana US$ 25 juta. Facebook pun masuk ke India melalui Institut Teknologi India dan Institut Manajemen India. Dua bulan berselang, Facebook terpaksa mengeluarkan duit US$ 100.000 untuk menyelesaikan masalah hak cipta dengan quizsender.com.

- Pada Juli 2006, Facebook memperkenalkan layanan baru yang bisa memberikan pendapatan tambahan bagi perusahaan. Dengan menggandeng raksasa komputer, Apple Inc., mereka bekerja sama mempromosikan iTunes. Setiap pekan, iTunes bakal mengirimkan 25 contoh lagu secara gratis kepada pengguna Facebook yang menjadi anggota Apple Student Group.

- pada pertengahan 2006, situs ini sudah merambah Eropa dan Timur Tengah

- Facebook Notes. Fitur baru ini merupakan fitur blogging yang memungkinkan pengguna memberikan tagging, memasukkan gambar, dan fitur-fitur lainnya. Selain itu, pengguna bisa mengimpor blog dari situs Xanga, LiveJournal, Blogger, dan situs blogging lainnya. Berkat fitur baru tersebut, pembaca bisa memberikan komentar terhadap tulisan yang dimuat pengguna Facebook.

- September 2006, Zuckerberg membuka layanan Facebook bagi semua pengguna internet. Namun, langkah ini justru menuai protes dari para pengguna dan pelanggan setianya. Alhasil, dua minggu berselang Facebook terpaksa membenahi layanan baru itu dengan membuka pendaftaran bagi pengguna internet yang mempunyai alamat surat atau e-mail yang jelas.

- Yahoo! mengajukan tawaran akuisisi senilai US$ 1 miliar. Namun, belakangan rencana itu batal terealisasi karena kinerja keuangan Yahoo! di penghujung 2006 anjlok.

- Peter Thiel, memprediksi pendapatan situs ini pada 2015 nanti bisa mencapai US$ 1 miliar. Nah, pada saat itu, nilai perusahaan pun bakal ikut meroket menjadi sekitar US$ 8 miliar.

-iklan baris gratis di Facebook. Fitur yang diberi nama Facebook Marketplace ini diluncurkan pada 14 Mei 2007. Layanan baru ini pun langsung menjadi pesaing perusahaan-perusahaan online lain. Craigslist yang sudah lebih dulu menempatkan iklan baris di situsnya. Bisnis Zuckerberg pun kian mengalir lancar. Bahkan, Apple rela memperpanjang kerja sama dengan Facebook untuk memajang contoh musik iTunes

- Facebook membeli perusahaan Parakey Inc., dari Blake Ross dan Joe Hewitt, pada Juli 2007. Parakey adalah produsen aplikasi komputer yang mempermudah transfer data berupa tulisan, gambar, dan video ke sebuah situs di internet.

- Gideon Yu, mantan Direktur Keuangan You Tube, menjadi Direktur Keuangan Facebook.

- Bill Gates, pada Oktober 2007 membeli 1,6% saham Facebook seharga US$ 240 juta. Pasalnya, Zuckerberg tidak berniat menjual semua saham Facebook sekaligus. Alasannya sederhana dan sungguh mulia, dia ingin Facebook tetap independen.

- Pada 7 November 2007, situs ini meluncurkan layanan terbaru berupa pemasangan iklan dengan sistem yang disebut Facebook Beacon.

- triliuner Hongkong, Li Ka-shing, tertarik untuk menanamkan duit senilai US$ 60 juta di Facebook pada 30 November 2007.

- sekitar 60 juta pengguna aktif pada akhir tahun lalu. Jumlah pegawainya sendiri telah mencapai 400 orang. Namun, Facebook adalah perusahaan unik. para eksekutif dan petingginya masih berusia muda, antara 24 tahun-37 tahun.

- Markas besar Facebook lebih mirip asrama mahasiswa.Para pegawai, yang setiap hari mendapat jatah makan gratis, bekerja sambil melakukan kegiatan favoritnya. Ada yang bermain gitar, bersepeda, main pesawat kontrol, atau bergoyang ditemani musik racikan seorang disc jockey (DJ). Mereka juga tak perlu berpakaian rapi. Celana pendek dan sandal jepit adalah kostum favorit mereka di kantor. Zuckerberg mengaku ogah suasana kantor yang terlalu formal.

- Meski sudah mampu menghimpun harta kekayaan hingga US$ 3 miliar atau sekitar Rp 27,9 triliun Zuckerberg tetap tampil apa adanya, seperti pemuda kebanyakan yang menggemari pakaian santai. Dia juga masih tinggal di apartemen tipe studio dengan perabotan seadanya: selembar kasur yang diletakkan begitu saja di atas lantai dan dua buah kursi.

- para analis memperkirakan nilai perusahaan Facebook sudah melonjak jadi US$ 15 miliar. Zuckerberg belum tertarik menjual sahamnya di lantai bursa

(foto dan rangkuman dari Forbes.com)

Peluang Bisnis Pertanian Indonesia





19 Butir Keputusan SENEBIAN DREAM CORPORATION


1. Empat Prinsip SENEBIAN DREAM CORPORATION, Disiplin, Persatuan, Keberanian dan Kerja Keras. Harus dijalankan dan diutamakan dalam setiap langkah kehidupan kita, jangan lupa makan, minum dan gosok gigi yang teratur sebelum tidur.

2. Kita harus menyejahterakan keluarga kita, {$_$ so Pasti}

3. Kita tak akan hidup di rumah bobrok. Kita harus memperbaiki rumah dan berusaha mendirikan rumah baru yang nyaman sesegera mungkin. (Rumah Idaman ghitu)

4. Kita harus menanam sayuran, makanan pokok, perikanan, peternakan, kehutanan, buah-buahan, bunga-bungaan dan rempah-rempah obat alamiah sepanjang tahun. Kita harus mengkonsumsinya dan memberi atau menjual kelebihannya.

5. Selama musim tanam, kita harus menanam sebanyak mungkin benih-benih Qualitas hebat

6. Kita harus merencanakan keluarga kecil yang mapan dan elegan, kita harus memiimalkan pengeluaran, kita harus merawat kesehatan.

7. Kita harus mendidik anak-anak dengan pendidikan Berqualitas Tinggi alias nomor Uno dan memastikan mereka mampu membiayai pendidikan mereka.

8. Kita harus merawat anak-anak dan lingkungan agar selalu bersih, indah, nyaman,asri, rapi, sehat dan mandiri.

9. Kita mesti membangun, memelihara dan menggunakan W.C. yang nyaman.

10. Kita harus mendidihkan air, mesterilisasinya (membersihkan) dan berdoa sebelum diminum.

11. Kita tidak boleh mengambil mahar (maskawin) dari pernikahan putra kita; jangan pula memberi mahar apapun pada pernikahan putrid kita. Kita harus terbebas dari kutukan mahar.

12. Kita tidak boleh menimbulkan ketidak adilan pada siapa pun; kita pun jangan pernah membiarkan siapapun melakukannya.

13. Untuk pendapatan lebih tinggi, kita secara kolektif harus melakukan investasi ebih besar.

14. Kita harus selalu siap saling membantu, jika seseorang dalam kesulitan, kita semua harus membantu.

15. Jika kebetulan menemukan pelanggaran disiplin di pusat manapun, kita semua harus membantu memulihkan kedisiplinan itu.

16. Kita harus sama-sama ambil bagian dalam semua aktifitas social.

17. Kita harus responsive terhadap teknologi tinggi terbaru (Dalam ICT, dan bidang-bidang lainnya)

18. Memiliki semangat Inovasi, Riset dan pengembangan yang Kontinyu

19. Mengedepankan kasih sayang dan kebijaksanaan.

Semoga Kita Bisa, Tetap Semangat!



Bersama Kita Mengentaskan Kemiskinan dan Kebodohan










Semangat mari kita bangun baersama.

Kita Bisa

Jumat, 18 Juni 2010

Visi Seneby Corp. 2020

Visi Seneby Corp. 2020


(Pembuatan Celengan Kecil untuk Masa Depan Seneby yang Lebih baik)

Tahap I
(2010-2012)

2010

Semester Awal

Semester Akhir

2011

Semester Awal

Semester Akhir

2012

Semester Awal

Semester Akhir

Tahap II
(2013-2014)

2013

Semester Awal

Semester Akhir

2014

Semester Awal

Semester Akhir


Tahap III
(2015-2016)

2015

Semester Awal

Semester Akhir

2016

Semester Awal

Semester Akhir

Tahap IV
(2017-2018)

2017

Semester Awal

Semester Akhir

2018

Semester Awal

Semester Akhir

Tahap V
(2019-2020)

2019

Semester Awal

Semester Akhir

2020

Semester Awal

Semester Akhir

Selasa, 18 Mei 2010

Kenangan Seneby Corporation 2005-2010

Kenangan Seneby Corporation 2005-2010

Masa-masa SMA















Masa-masa Kuliah




Perbaikan:

Pertama:

06-06-2010

Minggu, 18 April 2010

Seneby ICT Corp.

Kita Bisa


Financial Markets




Lecture 3 - Technology and Invention in Finance






Overview:

 

 

Technology and innovation underlie finance. In order to manage risks successfully, particularly long-term, we must pool large amounts of risk among many, diverse people and overcome barriers such as moral hazard and erroneous framing. Inventions such as insurance contracts and social security, and information technology all the way from such simple things as paper, and the postal service to modern computers have helped to manage risks and to encourage financial systems to address issues pertaining to risk. The tax and welfare system is one of the most important risk management systems.

Reading assignment:

 

 

Robert Shiller, The New Financial Order, Introduction

Course Media

Transcript

html

Audio

mp3

Low Bandwidth Video

mov [100MB]

High Bandwidth Video

mov [500MB]

 




Selasa, 13 April 2010

Service


"Melinda Gates"


A service is the intangible equivalent of a good. Service provision is often an economic activity where the buyer does not generally, except by exclusive contract, obtain exclusive ownership of the thing purchased. The benefits of such a service, if priced, are held to be self-evident in the buyers willingness to pay for it. Public services are those society pays for as a whole through taxes and other means.

By composing and orchestrating the appropriate level of resources, skill, ingenuity,and experience for effecting specific benefits for service consumers, service providers participate in an economy without the restrictions of carrying stock (inventory) or the need to concern themselves with bulky raw materials. On the other hand, their investment in expertise does require consistent service marketing and upgrading in the face of competition which has equally few physical restrictions. Many so-called services, however, require large physical structures and equipment, and consume large amounts of resources, such as transportation services and the military.

Providers of services make up the tertiary sector of the economy.

Service characteristics

Services can be paraphrased in terms of their generic key characteristics.

1. Intangiblity

Services are intangible and insubstantial: they cannot be touched, gripped, handled, looked at, smelled, tasted or heard. Thus, there is neither potential nor need for transport, storage or stocking of services. Furthermore, a service cannot be (re)sol owned d or by somebody, neither can it be turned over from the service provider to the service consumer nor returned from the service consumer to the service provider. Solely, the service delivery can be commissioned to a service provider who must generate and render the service at the distinct request of an authorized service consumer.

2. Perishability


Services are perishable in two regards

  • The service relevant resources, processes and systems are assigned for service delivery during a definite period in time. If the designated or scheduled service consumer does not request and consume the service during this period, the service cannot be performed for him. From the perspective of the service provider, this is a lost business opportunity as he cannot charge any service delivery; potentially, he can assign the resources, processes and systems to another service consumer who requests a service. Examples: The hair dresser serves another client when the scheduled starting time or time slot is over. An empty seat on a plane never can be utilized and charged after departure.

  • When the service has been completely rendered to the requesting service consumer, this particular service irreversibly vanishes as it has been consumed by the service consumer. Example: the passenger has been transported to the destination and cannot be transported again to this location at this point in time.

3. Inseparability

The service provider is indispensable for service delivery as he must promptly generate and render the service to the requesting service consumer. In many cases the service delivery is executed automatically but the service provider must preparatorily assign resources and systems and actively keep up appropriate service delivery readiness and capabilities. Additionally, the service consumer is inseparable from service delivery because he is involved in it from requesting it up to consuming the rendered benefits. Examples: The service consumer must sit in the hair dresser's shop & chair or in the plane & seat; correspondingly, the hair dresser or the pilot must be in the same shop or plane, respectively, for delivering the service.

4. Simultaneity

Services are rendered and consumed during the same period of time. As soon as the service consumer has requested the service (delivery), the particular service must be generated from scratch without any delay and friction and the service consumer instantaneously consumes the rendered benefits for executing his upcoming activity or task.

5. Variability

Each service is unique. It is one-time generated, rendered and consumed and can never be exactly repeated as the point in time, location, circumstances, conditions, current configurations and/or assigned resources are different for the next delivery, even if the same service consumer requests the same service. Many services are regarded as heterogeneous or lacking homogeneity and are typically modified for each service consumer or each new situation (consumerised). Example: The taxi service which transports the service consumer from his home to the opera is different from the taxi service which transports the same service consumer from the opera to his home - another point in time, the other direction, maybe another route, probably another taxi driver and cab.


Each of these characteristics is retractable per se and their inevitable coincidence complicates the consistent service conception and make service delivery a challenge in each and every case. Proper service marketing requires creative visualization to effectively evoke a concrete image in the service consumer's mind. From the service consumer's point of view, these characteristics make it difficult, or even impossible, to evaluate or compare services prior to experiencing the service delivery.

Mass generation and delivery of services is very difficult. This can be seen as a problem of inconsistent service quality. Both inputs and outputs to the processes involved providing services are highly variable, as are the relationships between these processes, making it difficult to maintain consistent service quality. For many services there is labor intensity as services usually involve considerable human activity, rather than a precisely determined process; exceptions include utilities. Human resource management is important. The human factor is often the key success factor in service economies. It is difficult to achieve economies of scale or gain dominant market share. There are demand fluctuations and it can be difficult to forecast demand. Demand can vary by season, time of day, business cycle, etc. There is consumer involvement as most service provision requires a high degree of interaction between service consumer and service provider. There is a customer-based relationship based on creating long-term business relationships. Accountants, attorneys, and financial advisers maintain long-term relationships with their clientes for decades. These repeat consumers refer friends and family, helping to create a client-based relationship.

Service specification

Any service can be clearly, completely, consistently and concisely specified by means of the following 12 standard attributes which conform to the MECE principle (Mutually Exclusive, Collectively Exhaustive)

  1. Service Consumer Benefits
  2. Service-specific Functional Parameters
  3. Service Delivery Point
  4. Service Consumer Count
  5. Service Delivering Readiness Times
  6. Service Support Times
  7. Service Support Languages
  8. Service Fulfillment Target
  9. Service Impairment Duration per Incident
  10. Service Delivering Duration
  11. Service Delivery Unit
  12. Service Delivering Price